Cara Menanam Tanaman Hidroponik

Cara Pertanian Hidroponik

Cara Pertanian Hidroponik (Liputan6.com/Andrian M. Tunay)

Hidroponik diambil dari 2 kata berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya ( wikipedia ). Intinya bagaimana bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dan menggunakan media air sebagai penggantinya. Menggunakan media air sebagai media tumbuh tanaman

Beragam jenis sayuran dapat tumbuh subur dengan menggunakan metode penanaman hidroponik (media air). Tapi, ada beberapa jenis sayuran yang dapat tumbuh lebih dari yang lainnya.

Berikut beberapa jenis sayuran yang direkomendasikan untuk ditanam menggunakan metode hidroponik, seperti dikutip dari laman Home Guides dot SF Gate dot com, Kamis (24/4/2014):

1. Selada

Daun selada adalah pilihan yang tepat untuk ditanam menggunakan metode hidroponik. Selada akan tumbuh subur, dan tidak membutuhkan perhatian ekstra.

Mantan Petani Hidroponik Green House Marundah Hijau, Pak Didi mengatakan ketika bibit selada disemai, tak butuh waktu lebih dari seminggu, akan tumbuh dua daun. Dan ketika dipindahkan ke media utama dan dialirkan air serta nutrisi, maka pertumbuhan akan semakin cepat.

“Maka itu, di sini memang paling banyak yang ditanam selada. Karena pertumbuhan yang cepat, banyak pedagang kayak hamburger mencarinya,” kata Didi kepada Health Liputan6com di Marunda, Jakarta Utara, baru-baru ini.

Ketika kita memotong daun bagian luar, maka bagian dalam cepat tumbuh dan menggantikannya.

2. Sayuran berdaun hijau

Sama sepertii selada, sebagian besar sayuran berdaun hijau lainnya akan tumbuh dengan baik dalam sistem hidroponik. Misalnya bayam, kangkung, arugula, sawi, dan selada air.

Harus diingat, jangan biarkan tanaman itu tumbuh terlalu besar. Karena bila terlalu besar, kemungkinan tanaman itu kurang sirkulasi udara.

Pak Didi juga mengatakan, sayuran hidroponik dapat dipanen saat hari ke-26, 27, 28, atau 29. Jangan lebih dari itu, nanti rasa dari sayurannya akan sangat pahit.

3. Timun

Timun dapat tumbuh dengan menggunakan metode hidroponik. Hanya saja, mentimun membutuhkan sedikit perhatian ekstra, terlebih mengenai tempatnya.

Apa pun jenis tanaman yang ingin ditanam, Anda patut memperhatikan asupan cahaya yang akan masuk ke dalam rumah kaca (kalau Anda menggunakan rumah kaca). Pak Didi mengatakan, merawat tanaman hidroponik, sama repotnya seperti merawat seorang bayi. Harus diperhatikan mendetail, satu per satu.

Bagi yang mempunyai hobi berkebun, cara hidroponik ini dapat menghilangkan stress. Tapi bagaimana ya cara membuat tanaman hidroponik? Jangan khawatir, pada artikel ini akan dibahas cara menanam hidroponik sehingga hasilnya bisa dikonsumsi oleh keluarga.

cara menanam hidroponik

cara bertanam hidroponik

Sesuai namanya, hidroponik adalah cara bertanam menggunakan media air sehingga tidak memerlukan tanah atau area yang luas. Secara sederhana, hidroponik adalah metode budidaya tanaman dengan menggunakan air yang diperkaya dengan nutrisi, bukan tanah. Hal ini membuat parameter seperti nutrisi, pengendalian hama, dan pencahayaan lebih mudah dikelola.

Hidroponik tidak memerlukan pemakaian herbisida dan pestisida beracun sehingga lebih ramah lingkungan dan sayuran yang dihasilkan pun akan lebih sehat. Bertanam dengan hidroponik akan menghasilkan tanaman berkualitas baik dan bebas kimia. yang pastinya sehat buat kita semua dan anak-anak.

cara membuat tanaman hidroponik

Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama. Alasan untuk ini adalah karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi. Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk pertumbuhan akar lebih sedikit, sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.

Tanaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara konvensional. Ini karena hidroponik tidak memerlukan penyiraman sama sekali.

tanaman hidroponik

Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:
cara menanam tanaman hidroponik
Alat:

  1. Botol plastik air mineral bekas,
  2. Gelas plastik bekas air mineral,
  3. Jerigen plastik bekas minyak goreng,
  4. Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
  5. Nutrisi hidroponik.
  6. Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah). Pilih yang paling mudah didapat.

Kita bisa melihat betapa sederhananya bahan yang dibutuhkan. Bahkan kebanyakan besar dari barang bekas. Jadi menanam model hidroponik sederhana ini selain kita bisa mendapatkan tanaman sayuran yang sehat dan subur, kita juga bisa memanfaatkan barang barang bekas. Sehingga botol bekas, jerigen bekas dan gelas plastik bekas yang mestinya dibuang dan menjadi limbah ternyata masih bisa diambil manfaatnya.

Langkah-langkah cara membuat tanaman hidroponik

Hidroponik Wick dengan botol bekas :

1. Potong botol menjadi 2 bagian. (atas dan bawah)

botol-plastik

2. Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran udara
3. Pasang sumbu pada bagian bawah botol

botol-air

4. Masukkan bagian atas botol ke bagian bawah botol dengan cara dibalik.

botol-bekas-hidroponik

5. Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.

6. Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.

botol-plastik-hidroponik

7. Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.
8. Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar matahari.

Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik

Bahan:

  • Pupuk Urea…………………………………………….1000 gr.
  • Pupuk KCL …………………………………………… 1000 gr.
  • Pupuk NPK …………………………………………… 1000 gr.
  • Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ……………. 50 gr.

Peralatan:

  • Ember bervolume 20 Liter.
  • Drum plastik bervolume 100 liter
  • Timbangan digital
  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai,
  • Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.

Cara membuat:

  • Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.
  • Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan)
  • Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
  • Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
  • Larutan Nutrisi siap digunakan.

modifikasi-hidroponik

modifikasi-hidroponik-2

modifikasi-hidroponik-3

klik gambar untuk memperbesar

modifikasi-hidroponik-4

modifikasi-hidroponik-5Saya sarankan mulai dari tanaman sayuran dulu, yang lumayan cepat tumbuhnya, misal : sawi, cabe, tomat, selada, bayam, kacang…dll

Nah dengan gambaran di atas tentunya anda mendapat inspiratif membuatnya di rumah…cocok buat kita yang hidup di perkotaan ala urban  ayo kita bikin rumah kita sejuk, dan sehat dengan berkebun ala hidroponik, selain mudah, hemat, sehat, anti global warming

Sumber : kaskus , justmyhobby

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s