Fakta Unik Domain Apapun.id

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi)

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) – Foto : Aditya Panji/Kompas.com

Mulai 17 Agustus 2014, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) sudah membuka tahap General Availability. Di sini, semua warga dan institusi di Indonesia bisa mendaftarkan domain apapun.id dengan prinsip “siapa cepat, dia dapat”, sebagaimana umumnya berlaku.

Di tahap ini, pendaftar tidak dikenakan biaya administrasi dan biaya akuisisi.

Biaya tahunan untuk domain akhiran .id akan ditetapkan sebesar Rp 500.000 per tahun (sebelum PPN). Biaya tahunan untuk domain .id memang lebih tinggi, karena Pandi berpendapat bahwa domain tersebut premium.

Nama domain .id bisa terdiri atas huruf (A sampai Z), angka (0 sampai 9) dan karakter (- atau hyphen). Penamaannya boleh berupa kombinasi huruf, angka dan karakter, boleh kombinasi huruf dan angka saja, serta boleh terdiri dari huruf semua atau angka semua. Panjang nama domain ini minimum terdiri dari 5 karakter dan maksimum 63 karakter. Pendaftaran domain .id yang kurang dari 5 karakter dapat dilakukan dengan mengajukan izin tertulis kepada Pandi.

Ternyata, ada beberapa peristiwa dan fakta unik yang terjadi pada pelaksanaan proses pendaftaran nama domain apapun.id

Nama Domain apapun.id dengan harga Termahal di Indonesia

Ketua Umum Pandi, Andi Budimansyah, mengungkapkan, nama domain forex.id tercatat sebagai domain dengan penawaran tertinggi. “Forex.id diperoleh dengan biaya akuisisi sebesar Rp 150 juta,” ungkap Andi.

Angka ini mengalahkan domain ‘online.id’ yang pada Periode Grandfather diperoleh dengan biaya akuisisi sebesar Rp 110 juta.

Nama domain toto.id dimenangkan oleh Tony Suryanto dari PT Surya Toto Indonesia dengan harga Rp 57 juta. Nama domain dengan biaya akuisisi tertinggi berikutnya adalah toko.id sebesar Rp 17 juta dan money.id sebesar Rp 15 juta.

Nama Domain Andro.id tidak dimiliki oleh Google

Ada dua pihak yang mendaftarkan domain “andro.id”. Namun, perusahaan internet Google tidak termasuk pihak yang mendaftarkan nama domain tersebut.

Domain “andro.id” dimenangkan oleh seorang bernama Andy Hidayat dari PT Wellgrow Investment. Ia mengajukan penawaran Rp 14 juta, dan pihak yang menjadi kompetitor tidak menawarkan harga tandingan lagi.

Sebelumnya, banyak pihak menduga Google akan mendaftarkan nama domain andro.id di Indonesia. Karena, nama domain yang jika dibaca secara langsung jadi berbunyi “Android” itu identik dengan merek sistem operasi mobile yang dikembangkan Google.

KPK Juga membeli Nama Domain “Apapun.id”

Ternyata Bukan hanya perusahaan teknologi yang tertarik dengan nama domain apapun.id, tercatat Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi juga membeli domain kpk.id.

Pemilik Domain Internet “Jokowi.id”

Salah seorang Presidium Seknas Jokowi, Sammy Pangerapan, mengakui bahwa pihaknya telah membeli domain “Jokowi.id” dan diberi amanat secara resmi oleh Jokowi untuk mengelola situs tersebut.

Pihaknya bisa membeli nama domain itu karena telah mematenkan nama organisasi “Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi dan Komunitas Warga Indonesia.” Singkatan “Seknas Jokowi” juga telah dipatenkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Apakah anda sudah membeli domain sesuai merk dagang anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s