Perusahaan Iklan Digital Adskom Indonesia

CEO Adskom Italo Gani (kanan) dan CTO Daniel Armanto

CEO Adskom Italo Gani (kanan) dan CTO Daniel Armanto (Adskom/ Kompas)

Saya baru tahu sejak 2013 lalu ternyata ada Perusahaan Iklan Digital bernama PT Adskom Indonesia (website : adskom.com) yang berkantor di SCBD, Jakarta.

Adskom didirikan oleh duet mantan CTO Koprol Daniel Armanto dan praktisi/ pengusaha bisnis digital Italo Gani dengan Didukung pemodal Rebright Partners dari Jepang

Perusahaan ini menawarkan otomatisasi penjualan ruang iklan digital bagi publisher melalui SSP (Supply-Side Platform) buatan sendiri yang diklaim merupakan yang pertama di Asia Tenggara.

SSP berfungsi sebagai platform yang menjembatani publisher selaku pemilik ruang iklan dengan beberapa jaringan iklan sekaligus (ad-exchange) yang diagregasi ke dalam satu tempat.

Melalui otomatisasi proses pembelian dan penjualan iklan, publisher bisa menjual ad space dengan lebih efisien serta mengkonversi remnant inventory menjadi aliran pendapatan, sementara pengiklan bisa menghindari targeting audience yang sama lebih dari sekali.

Adskom berkantor pusat di Sigapura dan memfokuskan bisnisnya pada publisher skala besar, dikarenakan angka permintaan yang tinggi di segmen itu. Wah, belum masuk ke sisi blogger rumahan nih!

Adskom menerapkan sistem Real Time Bidding (RTB) di mana sebuah ad space yang kosong bisa ditempati oleh pengiklan yang menawarkan harga terbesar.

Info terbaru Adskom mendapatkan suntikan dana sekitar Rp 9,9 miliar melalui investasi yang dipimpin Digital Garage (Jepang), serta turut didukung oleh East Ventures, Beenos Plaza dan Skystar Ventures (Indonesia). Investasi tambahan itu bernilai 1.06 juta dollar Singapura (sekitar Rp 9,9 miliar).

Pihak Adskom menyatakan investasi itu akan dipergunakan untuk mendanai pengembangan Data Management Platform (DMP) terbarunya. Selain untuk ekspansi ke wilayah Asia Tenggara, terutama Singapura, Indonesia, Thailand dan Malaysia.

Menurut eMarketer, Indonesia diperkirakan akan mencatat perbelanjaan iklan digital sebesar 420 juta dollar AS di 2014 dan 720 juta dollar AS di 2015. Di Kawasan Asia Pasifik, untuk iklan digital, Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 75% di 2014.

‚ÄúDunia periklanan digital di Asia saat ini berada pada posisi yang menentukan, dengan para marketer beralih menggunakan Programmatic Advertising untuk membentuk strategi serta mengevaluasi kampanye mereka,” ujar Italo Gani, CEO Adskom.

Daniel Armanto (kiri) CTO dan co-founder Adskom bersama Italo Gani (kanan) CEO dan co-founder Adskom

Daniel Armanto (kiri) CTO dan co-founder Adskom bersama Italo Gani (kanan) CEO dan co-founder Adskom (Doc. Adskom / kompas)

Saat ini Adskom, melalui produk Supply-Side Platform mereka, mengatakan telah menangani sekitar 500 juta impression per bulan. Angka ini diharapkan mencapai 1 miliar per bulan pada awal 2015.

Adskom telah bekerjasama dengan beberapa publisher terkemuka di Indonesia, termasuk Kompas.com, Kapanlagi.com, Detik.com, Okezone.com dan Liputan6.com.

Tanya : bagaimana menurut anda?

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s