Penyair Joko Pinurbo : Majalah Bekas

Penyair Joko Pinurbo

Penyair Joko Pinurbo (salihara.org)

Penyair Joko Pinurbo (52) selalu menyiapkan bekal puisi yang sesuai tema setiap kali diminta menjadi pembicara. Saat memenuhi undangan Forum Taman Bacaan Masyarakat yang menggelar Rembuk Komunitas Budaya Baca di Yogyakarta, Rabu (13/8), Joko yang identik dengan puisi naratifnya itu mengisahkan peran orangtua dalam menumbuhkan minat baca pada anak sejak keciL

Dalam puisi, dia menuturkanl kisah seorang ibu yang membacakan buku. Ada juga orangtua yang lebih suka menghadiahkan buku sehingga sang anak selalu menanti-nanti buku untuk dibaca.

Joko mengisahkan, minat bacanya tumbuh karena sering dibelikan oleh-oleh majalah bekas Intisari oleh sang ayah Majalah .bekas itu dibeli ayahnya setiap kali ke kota untuk mengambil gaji.

“Sebelum sekolah, saya sudah baca majalah. Saya jadi suka membaca. Saya malah lebih ingat ilmu-ilmu dari buku bacaan dibandingkan dengan pelajaran di sekolah,” ujar Joko yang sudah menelurkan delapan buku puisi itu.

Dia berharap, pemerintah baru nanti betul-betul serius menumbuhkan budaya baca dan mendorong tumbuhnya dunia perbukuan.

Oleh karena itu, Joko mempertanyakan komitmen pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang mengusung revolusi mental. Apakah juga mengandung komitmen untuk menumbuhkan budaya baca dan perbukuan? Menurut dia, menumbuhkan budaya baca harus dengan membangun kebiasaan. Jika anak sudah terbiasa “membaui” halaman buku, otomatis tumbuh naluri untuk membaca. (ELN)

Kompas, Jumat 15 Agustus 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s